FF SeoKyu / Between You and Him (part 1)

PicsArt_1417835990810

Title     : Between You and Him

Author : Dana.S

Genre  : Sad, Romance, Family

Cast     : Seohyun, Kyuhyun, Changmin and Other

Tipe     : Chapter (mungkin gak panjang2)

Note : Annyeong Yorobun, ini adalah FF karya pertamaku. Jadi mian kalo ceritanya gaje, banyak typo and garing hehehe. Jadi bagi yang sudah baca suka atau gak suka mohon komentarnya ya. Kamsahamnida J. Happy Reading…..

 

Seohyun POV

Ada rasa yang tiba-tiba menyeruak. Datang tanpa diundang. Menjejali hati tanpa berucap permisi. Aku tak tahu kenapa dan mengapa ? rasa itu…datang lagi. Setelah sekian lama aku mencoba melupakan. Setelah bertahun-tahun, aku berjuang ekstra untuk mengennyahkannya. Aku termenung di cafe tempat kenangan kita dulu. Kurasa aku sangat merindukanmu, sehingga saat kau memintaku bertemu dipagi ini aku tidak mau terlambat sedikitpun untuk melewatkan moment bersamamu. Apa kau masih sama oppa yang kusukai sejak dulu, atau kau sudah berubah? Bogosipho Oppa.

“Annyeonghaseyo Seohyun-ssi, bagaimana kabarmu ?” Sapa seseorang mengagetkan ketermenunganku dan ternyata itu dirimu.

            Kabarku tidak baik. Mungkin kata-kata itu hanya mampu kuucapkan dalam hati. Kau yang selalu membuat jantungku berirama. Tapi kau juga yang membuat hatiku ini terluka.

“Annyeonghaseyo Kyuhyun-ssi. Aku…kabarku baik. Seperti yang kau lihat. Nggh..kau sendiri ?”

“Aku ?  kurasa sama sepertimu.”

            Kau mengulum senyum yang sama sepereti 10 tahun yang lalu. Senyum yang masih kerap berkelibat dalam memoriku. Senyum yang sanggup mencuri hatiku hingga kau meninggalkanku.

“Chukkae atas kelulusanmu Kyuhyun-ssi, kudengar kau salah satu lulusan terbaik dari korea yang sekolah di Oxford Inggris.”

“Ah-Gomawo, perjuanganku tidak sia-sia selama ini. Aku bersyukur bisa lulus dari Oxford! Ini impian yang selalu aku pegang sejak di Junior High School.”

            Selalu seperti itu. Kau yang terbiasa menjawab pendek menjadi sosok yang begitu bersemangat dan antusias setiap kali topik pembicaraan menyangkut masalah pendidikan. Manusia yang begitu berambisi untuk merebut tahta “Sang Juara”.

Flashback

Author pov

            Seorang anak laki-laki berumur 15 tahun sedang membaca sebuah buku dengan antusiasnya. Hingga dia mengabaikan seorang gadis cantik dua tahun lebih muda darinya, yang sedari tadi duduk memperhatikan televisi dengan wajah cemberut.

“Oppa, kenapa kau terus belajar? Inikan hari minggu, kau sudah berjanji akan menemaniku menonton keroro.” Rengek gadis itu dengan aksen imutnya.

“Ini kan sudah oppa temani!” jawab anak laki-laki tersebut tanpa berpaling sedikitpun dari bukunya.

“Ck, tapi oppa tidak memperhatikan Keroronya, bahkan bicarapun oppa tidak melihatku.” Gadis itu semakin mem-poutkan bibirnya. Membuat pipi tembemnya makin chubby. Akhirnya anak laki-laki itupun menyerah dan menutup bukunya setelah ia membatasi halamannya dengan sebuah foto.

“Ne..ne.. sekarang oppa akan menemani Seohyun yang cantik ini menonton.”

“Aku sudah tidak mood menonton lagi.” Ketus gadis yang dipanggil Seohyun.

“Jinja? Bahkan jika oppa belikan dvd keroro edisi terbaru kau tidak mood menonton keroro lagi ?” rayu anak laki-laki tersebut.

“Gojimal.”

“Apa oppa pernah membohongimu ?” Gadis itu menggeleng pelan.

“Hehehe. Gomawo Kyuhyun Oppa!” ucap gadis itu riang sambil memeluk anak laki-laki yang ia panggil Kyuhyun.

“Oppa apa aku boleh tanya satu hal ?” lanjut Seohyun.

“Mwo? Kau mau tanya apa?”

“Kenapa oppa selalu belajar meskipun hari libur? Jika oppa terus-terusan belajar kepala oppa akan menjadi botak dan tidak tampan lagi “ kata gadis itu dengan inosennya.

“Mwo? Siapa yang mengatakan itu?”

“Eomma yang mengatakannya kepada appa, saat appa terus-terusan bekerja sampai malam tanpa istirahat.” Jawabnya dengan lugu. Kyuhyun hanya menanggapinya dengan senyuman. Segera ia mengambil sebuah photo yang dijadikannya pembatas halaman buku yang ia baca.

“Oppa belajar terus menerus karena oppa ingin kesini, Oxford Inggris.” Jelas Kyuhyun sambil menunjukkan photo gedung Oxford University.

“uwahh..neommu yeppo, apa oxford sebuah istana? Apa itu istana pangeran William dan pangeran Harry ?” Seohyun mulai antusias dengan topik pembicaraan Kyuhyun.

Plakk

“Appoo” teriak Seohyun memegangai kepalanya yg sedikit nyeri karena pukulan pelan Kyuhyun.

“Yak..kau ini  yang kau tau hanya gosip tentang pangeran-pangeran tampan saja, Oxford itu sebuah kampus yang terkenal di Inggris bahkan didunia, Makannya jangan kebanyakan nonton kodok jelek mu itu.”

            Seohyun hanya tersenyum kecut. Dan mulai memperhatikan Kyuhyun berbicara panjang lebar tentang sejarah Oxford dan beragam fakultas yang ada disana dengan muka masam. Tapi Seohyun senang karena dengan begitu iya bisa memperhatikan wajah kyuhyun yang tampan dan suaranya yang merdu serta apapun yang ada pada Kyuhyun, yang bisa membuat hatinya berdetak dan pipinya merona.

Flashback End

Kyuhyun Pov

            Gadis didepanku, dengan mata bulatnya dan wajah cantik polosnya, membuatku menatap lurus kearahnya tanpa sedikitpun berpaling. Tidak ada yang berubah darimu sedikitpun Seohyun-ah, kau tetap membuat jantungku bekerja berkali-kali lipat saat berda didekatmu.

“Tidak terasa kita sudah sama-sama dewasa sekarang.” Ucapku basa-basi. Dia hanya menunduk malu enggan menatapku. Kulihat pipinya merona merah, neomu yeppo.

“Seoul, terasa makin ramai sekarang.” Lanjutku.

“Ne, tentu saja Kyuhyun-ssi, penduduk Seoul bertambah padat. Yang dulunya single, lalu menikah punya anak dan yah itu yang membuat Seoul makin ramai.” Katanya degan polos. Aku tergelak mendengar jawaban polosnya.

“Hahaha…kau benar Seohyun-ah. Setiap orang pasti beranjak dewasa, tentu sama seperti kita. Umurku sudah 25 th dan kau 23 th, sudah lulus kuliah, siap bekerja, siap punya anak…ahh..kurasa aku harus menikah dulu baru punya anak hehehe.” Entah kearah mana pembicaraan kita. Kulihat kau hanya menunduk dan terdiam kelu. Apa aku salah bicara ? ku harap kau tahu maksud dari pembicaraanku ini Seohyun-ah.

“Ehem.. apa aku salah bicara? Kurasa suasana disini agak sedikit canggung.” Lanjutku memecah keterdiaman Seohyun dan melihat sekeliling cafe yang mulai ramai.

“Annio Kyuhyun-ssi…”

“OPPA! Kau harus memanggilku OPPA, kurasa akan sedikit nyaman jika seperti itu.” Pintaku memotong ucapannya. Kulihat dia hanya mengerjap polos.

“O..oppa, anio Kyuhyun oppa. Kurasa kau memang benar oppa.” Ucapnya sambil tersenyum, kurasa dia mulai nyaman.

“Mmm…jadi! Kapan kau mau menikah Seohyun-ah?”

FLASHBACK

Seohyun POV

“Yong eonni, bisa kerumahku sekarang ? Aku butuh teman.” Ku kirim sebuah sms singkat ke sahabatku sekaligus eonni kesayanganku. Tak perlu waktu lama untuk mendapatkan balasan dari Yoona eonni.

“Ne, Seohyun-ah tunggu 5 menit^^.”

            Aku menunggu Yoona eonni di ruang tamu rumahku. Aku hanya tinggal sendiri bersama ajhuma dan ajhussi Park yang sudah bekerja dirumahku sejak aku masih berumur 5 tahun. Orang tuaku ? Mereka berada di Rusia untuk pengobatan Appa. Sejak satu bulan belakangan ini kesehatan Appa menurun. Penyakit jantung yang diderita Appa semakin parah, alhasil appa harus dikirim ke Rusia untuk berobat disana. Sebelum appa ke Rusia appa memberiku satu permohonan…

“Sebelum terjadi sesuatu pada appa, appa harap kau sudah memiliki pendamping hidup untuk menggantikan appa melindungi mu Seo-ah.”

            Perkataan appa terus terngiang dikepalaku. Apa aku harus berhenti mengharapkannya ?. Oh tuhan, tolong berikan aku petunjuk .

“Seororo-ya~.” Teriakan cempreng Yoona eonni menghentikan lamunanku.

“Yong eonni? Kenapa cepat sekali ?” tanyaku heran.

“Eoh..saat kau sms aku tadi, aku berada dicafe ice cream dekat rumahmu. Kau tau keponakanmu ini yang menginginkannya.”  Jelas Yoona eonni sambil mengelus perutnya yang belum membuncit. Yoona eonni memang sedang hamil satu bulan. Hasil dari pernikahannya satu tahun yang lalu dengan Lee Seung Gi oppa.

“Apa eonni kesini  dengan Seung Gi oppa? Sekarang mana dia?”

“Ne, aku kemari dengan Seung Gi oppa, tapi ia langsung kembali ke kantor karena ada rapat. Jadi apa yang membuat yeodongsaeng manisku ini memanggilku kemari ?” Tanya Yoona eonni to the point.

“Mmmm..eonni, appa menginginkan ku untuk segera menikah.”

“Mwo? Itu kabar baik Hyun-nie, apa kau sudah punya calon? Heii..kenapa tidak memberita…”

“Eonnie! Aku belum mempunyai calon dan aku masih menunggunya.” Potongku dengan suara sedikit lesu.

“Hyunnie ayolah, kapan kau bisa melupakannya? Ini sudah 8 tahun. Masih banyak namja tampan di korea .” Yoona eonni mencoba menenangkanku dengan mengelus tanganku.

“A..aku tidak bisa eonni. Semakin aku melupakannya semakin aku berharap ingin memilikinya hiks..hiks.” Yoona eonni memelukku. Mencoba menenangkanku yang mulai menangis.

“Tenanglah hyunnie, jika kalian ditakdirkan untuk bersama kalian pasti akan bersatu.” Ucap Yoona eonni dengan bijak.

“Ne semoga saja.” Ucapku parau tapi masih bisa didengar oleh Yoona eonni.

“Cah..sekarang berhentilah menangis, aku punya kabar baik untukmu.” Setelah menghapus air mataku Yoona eonni mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya.

“Apa itu eonni ?”

“Ini lihat lah.” Yoona eonni menyodorkan selembar photo seorang namja kepadaku.

“Namanya Shim Changmin, dia sahabat Seung gi Oppa sekaligus Hobae nya waktu senior high school dulu. Dia adalah seorang Jendral manager di perusahaan tempat Seung Gi oppa bekerja. Baik, tampan dan mapan.” Lanjutnya.

“Lalu apa hubungannya denganku ? jangan bilang eonni…” ucapku penuh selidik.

“Kau benar Hyun, aku mencoba mengenalkanmu padanya, kurasa ia tertarik dan ingin mengenalmu lebih dekat.”

“Yak, Eonni kenapa mengambil keputusan secara sepihak aku..”

“Hussttt.. Seo-ah, aku tak mau melihatmu termenung dan bersedih setiap kali kau mengenangnya. Cobala mengisi kekosongan hatimu itu, walaupun hanya sedikit saja. Cobalah untuk berpaling melupakan sejenak sesuatu yang belum pasti kau miliki. Aku yakin perlahan kau akan bisa melupakannya. Aku tidak memaksamu, aku hanya ingin kau mencoba. Dan seperti kataku tadi, jika kalian ditakdirkan untuk bersama kalian pasti akan bersatu.” Aku memeluk Yoona eonni dengan erat. Yoona eonni benar, aku tidak boleh terpuruk dalam ketidakpastian.

“Gomawo eonni, aku akan mencobanya. Aku akan mencoba melupakannya.” Kataku dengan berurai airmata.

FLASHBACK END

Seohyun POV

“A..a..aku sudah bertunangan oppa!”. Kulihat Kyuhyun oppa tersedak dan terbatuk-batuk setelah mendengarkan ucapanku.

“O..Oh baguslah kalau begitu.”

            Aku berusaha meredam gejolak hati yang pecah berkeping-keping. Ada serpihan sendu. Mengapa tidak dari dulu ? Mengapa baru sekarang oppa ?.

“Mm..lalu kapan kau akan menikah ?”

“Jika tidak ada hambatan, mungkin dua bulan lagi aku akan menikah oppa. Kami masih mengurus masalah administrasi.”

“Oh..Siapa…calon su-ami mu?” tanya kyuhyun oppa sedikit ragu.

“Namanya Shim Changmin. Aku kenal dari Yoona eonni.”

“Dijodohkan ?”

“Tidak oppa, kamu berproses mulai dari perkenalan, dekat, berkencan dan bertu…”

“Apa kau yakin dengan dia ? Mm..maksudku apa kau yakin akan bahagia bila menikah dengannya ?” Pertanyaan spontan Kyuhyun oppa membuatku membisu. Pertanyaan yang tidak perlu dijawab, aku benci dengan jenis pertanyaan seperti ini. Hei, aku bukan paranormal yang bisa menjamin kehidupan ku ataupun kehidupan orang lain di masa mendatang.

“Mungkin hanya Tuhan yang tau oppa.”

“Apa kau benar-benar yakin Seohyun-ah ?” Ulang Kyuhyun oppa dengan mata sendu. Sudah cukup.

“Ne, aku yakin dengan pilihaku oppa. Aku minta maaf, pertemuan kita hari ini hanya sebagai dua kawan yang lama tidak bertemu. Sekaligus, aku mengabarkan bahwa aku sebentar lagi akan menikah. Terima kasih sudah mengizinkanku menjadi teman oppa. Aku pamit dulu..”. Aku segera beranjak dari kursi sebelum airmata yang sengaja ku tahan jatuh mengalir didepan Kyuhyun oppa, aku tidak mau tlihat menyedihkan didepan oppa.

Grep

“Seohyun-ah, kita belum selesai bicara…” Cegah Kyuhyun oppa sambil menarik pergelangan tanganku.

“Maaf oppa, masih banyak hal yang harus aku lakukan. Permisi….”. Ku lepas dengan lebut genggaman tangan Kyuhyun oppa. Aku segera berjalan cepat dari hadapan Kyuhyun oppa. Oh Tuhan, Apakah ini sebuah ujian yang harus kuhadapi ketika pernikahan sudah ada didepan mata ?. Kenapa Kyuhyun oppa hadir disaat seperti ini ?.  Disaat aku perlahan mulai melupakan mu. Disaat aku mulai serius dengan masa depan cintaku.

TBC…

Iklan

12 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s