[Meme Photo] SMTown Salah Gaul is BACK! 

Annyeong!!  Yuhuuuu Upload-an pertama di thn 2017.Baru update soalnya lagi sibuk (alibi,  padahal males^^’). Lagi buat meme anak SM kaporit ane. Buat readers yang pengen baca FF ceck di wattpad ane aja,  uname nya @Dana_Suaibah. Oke Happy Ngakak (padahal memenya garing -_-).

SMTown Salah Gaul 2016

Annyeong Yorobun…Happy New Year 😀 Ini postingan pertama aku di tahun 2016. Mohon maaf untuk FF nya yang masih nunggu (iya klo ada yg nungguin^-^ hehe) mungkin akan hiatus sementara soalnya lagi mau memasuki semester akhir kuliah. Jadi mungkin akan ada Meme anak SM bermunculan di blog ini untuk menghilangkan stress dan menghibur diri hehe 🙂 , tapi kalo ada yang terhibur alhamdulillah. Jadi inilah persembahan pertama di tahun 2016 Meme yang garing krenyess 🙂 😀

PhotoGrid_1455218558914PhotoGrid_1453611032517PhotoGrid_1453630178637PhotoGrid_1453623108747PhotoGrid_1453635150897PhotoGrid_1453617960877PhotoGrid_1453618978837PhotoGrid_1453624885207

FF SeoKyu / Between You and Him (part 4)

PhotoGrid_1441812779433

Title : Between You and Him
Author : Dana.S
Genre : Sad, Romance, Family
Cast : Seohyun, Kyuhyun, Changmin and Other
Tipe : Chapter
Note : Annyeong Yeorobuun!!! Masih adakah yang menunggu FF ini ? Heheh kurasa nggak ada, tapi kalo ada ya alhamdulillah. Di FF part ini mungkin SKM nya sedikit bahkan gak ada, soalnya mengikuti alur cerita dalam imajinasiku (#apadeh). Oke Don’t be Plagiat and Happy Reading 🙂

AUTHOR POV
“Shim Changmin-ssi bersediakah engkau menerima Seo Joo Hyun menjadi satu-satunya istri dalam pernikahan yang sah, untuk dimiliki dan dipertahankan, sejak hari ini dan seterusnya”.
“Ne , saya bersedia”.
“Seo Joo Hyun-ssi bersediakah engkau menerima Shim Changmin menjadi satu-satunya suami dalam pernikahan yang sah, untuk dimiliki dan dipertahankan, sejak hari ini dan seterusnya”.
“Sa..saya ber..”
“Tunggu..!!”
Tergopoh-gopoh, seorang namja tinggi putih muncul dari arah pintu gereja. Nafasnya tersengal sambil menghampiri sepasang sejoli yang sedang melangsungkan janji suci pernikahan. Namun, itu tak mengurangi sorot matanya yang tersiram bara amarah.
“Waeyo Seohyun-ah ? kenapa kalian semua tidak bertanya kepada Seohyun? Bagaimana menurut dia ? Apakah dia rela dan siap dengan pernikahan ini ?”. Ucap namja itu tegas menghadap para tamu yang diundang.
“Kyuhyun oppa!”. Seohyun berseru tertahan.
“Seohyun-ah. Kau punya hak dalam pernikahan ini! Aku tahu persis, kau sebenarnya tidak mau menikah dengan Changmin kan? Kau masih menungguku kan ?”.
“Oppa..! Hajima Kyuhyun oppa..!”
“Seohyun-ah. Cinta mu patut untuk diperjuangkan, dan aku kemari untuk memperjuangkan cinta ku Seo-ah”.
“Kumohon oppa..! Cukup!”.
“Tell Them. Beritahu keluargamu, kalau hati kecilmu memilihku. Katakan Seo-ah, kau masih punya kesempatan..”.
“Anio oppa..Hajima!!”
“Ini kesempatan terakhirmu Seohyun-ah..”
“Kyuhyun oppaa…”.
SEOHYUN POV
“Seohyun-ah, bangun nak! Sayang..”. Suara eomma samar-samar terdengar ditelingaku.
Aku terbangun dengan nafas tersengal. Yang tadi itu..hanya mimpi ? Aku mengucapkan janji suci pernikahan dengan Changmin oppa, kemudian Kyuhyun oppa hadir dan mengacaukan semuanya ? Oh God.
“Seohyun-ah, minum dulu nak..”. Eomma menatapku perhatin. Dari sorot matanya ia terlihat kasihan kepadaku. Disaat appanya sedang sakit fisik, putri semata wayangnya sedang sakit psikis.
Aku melangkah gontai menyusuri koridor rumah sakit. Sekarang masih pukul 7 pagi, aku memutuskan mencari udara segar di taman rumah sakit. Kududukkan diriku sejenak di bangku taman, melihat sekeliling juga ada beberapa pasien dan keluarganya mencari udara segar dipagi hari. Kutengadahkan kepalaku menghadap langit, menghirup udara pagi sedalam-dalamnya dan menghembuskannya perlahan. Menghilangkan sejenak pikiran-pikiran buruk akibat mimpiku semalam.
“Tuhan, kumohon berikan jodoh yang tepat untuk masa depanku kelak..”. lirihku dalam hati.
Setelah satu jam berada ditaman aku beranjak kembali ke kamar rawat appa. Kulihat seorang dokter sedang memerikasa appa. Setelah itu ia tersenyum.
“Tuan Seo keadaan anda sudah mulai membaik, jadi hari ini anda sudah diperbolehkan pulang..”. tutur dokter tersebut.
“Ne ? Kamsahamnida uisanim..”. sahut eomma.
“Tapi tuan seo jangan sampai terlalu lelah, juga harus istirahat dan minum obat secara teratur..”.
“Ne.. Jongmal Kamsahamnida uisanim..”. ucapku sambil membungkuk. Dokter itu pun tersenyum dan berlalu keluar kamar rawat appa. Setelah dokter itu keluar, kulihat seseorang bertubuh tinggi dengan pakaian kantor rapi masuk ruang rawat appa.
“Annyeonhaseo..abeoji, eommonim, Seohyun-ah”.
“Aigooo..menantuku kenapa pagi-pagi kemari? Apa kau tidak pergi ke kantor?”. Sambut appa dengan senyum lebarnya melihat Changmin oppa datang.
“Anio abeoji, saya sudah izin masuk agak siang”. Jelas Changmin oppa sambil menyerahkan beberapa bingkisan.
“Aigoo..tak usah repot-repot nak, kami juga baru akan beres-beres, abeoji sudah diperbolehkan pulang hari ini”. Sahut eomma.
“Kalau begitu kebetulan sekali, biar saya bantu eommonim”. Aku hanya tersenyum melihat Changmin oppa. Kami pun mulai beres-beres beberapa pakaian dan barang-barang appa. Setelah itu kami segera check-up dari rumah sakit. Tanpa perlu menunggu taksi, Changmin oppa menawarkan dirinya untuk mengantar kami pulang.
AUTHOR POV
Setelah 30 menit menempuh perjalanan keluarga Seo beserta Changmin sampai didepan pekarangan rumah keluarga Seo. Seohyun masuk terlebih dahulu dengan membawa tas perlengkapan appanya. Dengan tak terduga beberapa orang telah menyambut kedatangan mereka.
“Yoona eonni, Seunggi oppa, Taeyeon imo, Leeteuk samchon!”. Ucap Seohyun lancar, setelah melihat kedatangan orang yang ia panggil menyambutnya didepan pintu rumah.
“Seohyun-ah~ kau masih ingat kami..bogoshipeoyo~!”. ucap Taeyeon segera memeluk Seohyun, kakak dari eomma Seohyun yaitu Seo Tiffany.
“Ne, tentu saja imo, nado bogoshipeo!”. Balas Seohyun.
“Aigoo..keponakan samchon, makin cantik saja”. Goda Leeteuk.
“Kamsahamnida, samchon juga tambah tampan, hehe..bogoshipeo samchon”.
“Yak! Kau tidak merindukanku Seo?”. Kini suara cempreng Yoona menyahuti.
“Bagaimana aku bisa merindukan eonni, kalau setiap hari eonni kemari untuk menitipkan Dannis”. Gerutu Seohyun sambil mencubit gemas pipi Dannis anak Yoona dan Seunggi yang baru berusia 3 tahun.
“Mianhae Seo-ah, jika Dannis merepotkanmu”. Lee Seunggi mulai angkat bicara.
“Anio oppa aku hanya bercanda. Pantas saja Changmin oppa tidak ke kantor, ternyata bosnya disini”.
“Aigoo ramai sekali disini, seperti merayakan tahun baru saja”. Seru Seo Siwon sambil dituntun istrinya Seo Tiffany menyusul Seohyun beserta Changmin yang mengekori mereka dengan membawa tas berisi baju appa Seo.
“Fanny-ah, Siwon oppa..”. Seru Taeyeon.
“Kalian! Aigoo kenapa repot repot kemari ? kapan kalian sampai ? bukankah Busan ke Seoul itu jauh ?”. Tiffany mulai memberondong pertanyaan ke Taeyeon.
“Kau tidak usah menghawatirkan kami Fanny-ah, justru kami yang khawatir. Bagaimana keadaan Siwon oppa ?”. Jelas Taeyeon.
“Seperti yang kalian lihat, aku baik-baik saja kan !”. Sahut Siwon dengan gaya atletisnya. Semua yang diruangan itu hanya tertawa melihat tingkah Siwon.
“E-hem, apa tidak sebaiknya kita masuk dulu dan membuatkan minuman untuk para tamu kita ?”. Seohyun yang merasa tak enak karena sedaritadi mereka mengobrol didepan pintu rumah mulai mengusulkan masuk.
SEOHYUN POV
Acara kumpul keluaraga ini pun masih berlangsung setelah Seunggi dan Changmin oppa pamit untuk pergi ke kantor. Dannis yang sudah tertidurpun sudah diistirahatkan Yoona eonni dikamarku.
“Siwon-ssi kau harus tetap jaga kesehatanmu, kasihan Seohyun kalau nanti pergi ke altar tidak ada yang mendampingi”. Canda Leeteuk samchon.
“Seohyun-ah kau harus jaga kesehatan appamu, jangan bikin eomma dan appamu pening nak ! apa kau sudah siap jadi pengantin ?”. Nasehat Taeyeon imo.
“Wah.. kenapa harus dua bulan lagi ya, kenapa tidak sekarang saja. Aku tidak sabar meliat Seo jadi pengantin”. Ceplos Yoona eonni.
“Eonni, kenapa eonni yang kelihatannya terlalu nafsu melihatku jadi pengantin?”. Gerutuku sambil menakupkan kedua tanganku dipipi menyembunyikan rona merah pada pipiku.
“Hahahaha..kau lucu sekali Seohyun-ah..”. gelak Yoona eonni diikuti appa, eomma dan samchon.
“Annyeonghaseyo..yuhuu….Seohyun-ah”. Seru seseorang dari arah pintu masuk rumahku. Setelah aku bisa melihat sosoknya aku langsung dapat mengenali orang itu.
“Victoria imo!!”. Dia adalah yeodongseng appa, anak bungsu dari keluarga appa. Sekarang dia tinggal di China. Bekerja di salah satu fashion stylist disebuah majalah mode terkemuka. Barbie from chinese, begitulah keluargaku menjulukinya.
“Aigoo, aku ketinggalan acara ya ? Sorry aku terlambat, Hufftt Seoul macet sekali..”. seru Victoria imo dengan gaya centilnya membuatku terkikik geli.
“Seohyun chagiya, aigooo bogoshipeo.. dimana calon suamimu ? aku tidak sabar ingin membully nya..kekekek . aku ingin membeberkan rahasia Seohyun kalau dia itu masih suka nonton keroro dan memakai piama keroro ..hehehe”. lanjut Victoria imo membullyku.
“Yak, Qian-ie kau ini tidak berubah sama sekali. Seohyun keponakanmu sudah mau menikah. Kau sendiri, sudah umur 30 lebih masih saja belum menikah. Lama-lama aku akan menjodohkanmu dengan ahjusshi-ahjusshi tua”. Tutur appa menasehati Victoria imo.
“Aishh..oppa galak sekali, aku sekarang sedang melakukan proses pencarian jodoh, jadi jangan mengejekku terus”. Terang Victoria imo. Kami yang melihat tingkah kakak dan adik itu hanya tertawa renyah.
Tak terasa hari sudah menjelang malam. Yoona eonni sudah berpamitan pulang setelah dijemput Seunggi oppa. Taeyeon imo dan Leeteuk ahjusshi sedang beristirahat di kamar tamu. Sedangkan aku berbagi kamar dengan Victoria imo. Aku senang dengan kedatangan Victoria imo. Karena Vict imo satu-satunya imo yang selalu mampu menjaga semua rahasia dan curahan hatiku. Seperti saat ini, setelah kujelaskan panjang lebar soal Kyuhyun dan Changmin oppa, Victoria imo mendesah pelan.
“Aigoo…seperti cerita drama di tv yang biasa ku lihat. Tapi kalau boleh jujur, aku juga pernah mengalaminya Seo-ah, harus memilih salah satu. Tapi akhirnya aku tidak jadi menikahi mereka hehe..”.
“Jadi menurut imo, aku harus bagaimana ?”
“Kurasa akan sedikit sulit untuk memilih salah satu Seo-ah. Kau harus menganalisa nya dengan ketat. Mana yang paling oke dan mana yang menurutmu bisa membuatmu bahagia”.
“Vict imo, aku serius..”.
“Aku juga serius Seo-ah, memilih pasangan hidup itu harus tricky. Kadang yang tampak baik dimata kita, justru tidak baik untuk kehidupan dan keluarga kita. Please note, bahwa kau juga harus cari nampyeon yang bisa membuat orang tuamu bahagia”. Tutur Victoria imo panjang lebar. Aku hanya mendesah pelan.
“Andai memilih pasangan hidup seperti menghitung kancing”. Ucapku dalam hati.
“Tapi kalau aku lihat, Siwon oppa dan Tiffany eonni, lebih suka dengan Changmin kan ?”. aku mengangguk lemah mendengar pertanyaan Vict imo.
“Ya sudah, kalau begitu kau pilih Changmin. Memang, aku tidak datang waktu kalian bertunangan dan tidak tahu wajah Changmin bagaimana. Tapi kalau melihat orang tuamu lebih membanggakan Changmin , itu sudah memperjelas kalau mereka sudah mempercayakan dirimu dengan Changmin Seo-ah”. Kalimat Vict imo sangat masuk akal. Realistis. Nyaris tak bisa dibantah. Apakah ini petunjuk agar aku melepaskan Kyuhyun oppa ?.
“By the way, kalau kau memilih Changmin. Kyuhyun kan tidak ada pasangan. Bagaimana kalau Kyuhyun buat imo saja! Otte?”.

TBC